Disdukcapil Takalar, Laksanakan FGD Review Data Statistik Kependudukan

TAKALAR,FINGERS–Dinsa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Takalar , laksanakan Focus group Discussion (FGD), membahas tentang review data statistik kependudukan, hasil pengolahan dan penyajian data Aggregat kependudukan semester 1 tahun 2024.Kamis 8/8

Bertempat di Ruang kepala Disdukcapil Kabupaten Takalar, kamis tgl 8 Agustus 2024, telah berlangsung Focus group Discussion yang membahas tentang review data statistik kependudukan hasil pengolahan dan penyajian data Aggregat kependudukan semester 1 tahun 2024, dari Bidang Pengelolaan Informasi admistrasi Kependudukan.

Kegiatan FGD tersebut yang dihadiri oleh sejumlah stake holder perangkat Daerah dan instansi instansi Pusat yang ada di kabupaten Takalar, merupakan rangkaian aksi perubahan dari reformer, salah satunya kepala bidang (Kabid) Piak Disdukcapil kab.Takalar, Ayatullah Rawatib, yang saat ini menjadi peserta Pelatihan kepemimpinan administrator angkatan 3 PPSDM Kemendagri Regional Makassar,

Aksi Perubahan yang dilakukan oleh Reformer Ayatullah Rawatib, dikemas dgn Judul “Pak Daeng Tanya Data”, yang harus di implementasikan dalam waktu jangka pendek selambat lambatnya dua bulan dari sekarang 8 Agustus 2024

Kabid Piak Disdukcapil, Ayatullah Rawatib memaparkan pada diskusi tersebut bahwa “Pak Daeng Tanya Data”adalah Suatu upaya untuk mengoptimalkan koordinasi antara Disdukcapil dengan instansi pemeritah Daerah lainnya dan Instansi pemerintah pusat yang ada di Daerah untuk pemanfaatan dan pendayagunaan data Aggregat kependudukan dalam pelayanan publik, perencanaan program dan keperluan Demokrasi jangka panjang

“Kemudian untuk optimalisasi Kinerja Pengolahan dan Penyajian Data Aggregat, dengan menata bisnis proses, dari pola manual kepada penggunaan Aplikasi pengolahan dan penyajian berbasis web milik Disdukcapil Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Imbuhnya

Lebih lanjut di sampaikan bahwa,” di masa implementasi aksi perubahan tersebut, bertepatan pula data Aggregat kependudukan semester 1 tahun 2024 telah ditransfer dari Ditjen dukcapil ke Disdukcapil Kabupaten kota, termasuk Kabupaten Takalar, Sehingga pengolahan dan penyajian data Aggregat kependudukan semester 1, langsung dicoba lewat aplikasi berbasis web tersebut. Ujar Daeng Romo Sapaan Akrabnya

“Hasil dari pengolahan dan penyajian data itulah yang kemudian di bahas dalam Kegiatan DIskusi kelompok yang fokus pada review data kependudukan, Paparnya

FGD review hasil pengolahan dan penyajian data kependudukan dihadiri oleh utusan Bappelitbangda yang juga tampil sebagai penanggap pertama, serta Tenaga Ahli pemerintahan Kabupaten Takalar,Aulia Rahman yang juga Dosen fakultas ekonomi UIN, utusan dinas kesehatan, Dinas Pendidikan, dinas sosial dan PMD serta dari instansi Badan Pusat Statistik dan Dari KPUD Takalar. Tidak ketinggalan utusan dari Lembaga swadaya Masyarakat YPMT, dan Media online

Menanggapi data Aggregat kependudukan yg dipresentasikan reformer, Penanggap dari Bappelitbangda mengatakan bahwa,”Data itu sangat penting bagi pemerintah dalam membuat perencanaan, jika data akurat maka dalam membuat target yang terencana itu pasti akan mudah mencapai sasaran yang ditetapkan.”Tungkas Rivai Kepala Badan Bappelitbangda Kabupaten Takalar

Sementara itu, Penanggap lain Aulia Rahman, yang juga tenaga Ahli pemerintahan Kabupaten Takalar, mengatakan bahwa,”Penting untuk sering melakukan koordinasi mengenai Data, agar ada kesamaan dalam pembacaan dan analisa data, kalau perlu bagaimana kita menghindari gap jumlah yang sangat lebar antar penyedia data statistik kependudukan, seperti dengan BPS. Katanya

Penutupan FGD, yang di rangkaikan dengan pernyataan dari reformer bahwa,” FGD ini adalah bentuk konkrit dari Forum “Pak Daeng Tanya Data” yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan di setiap semester,forum tersebut, Insya Allah akan di lakukan launching secara resmi pada hari Jum’at tanggal 9 Agustus 2024, yang akan dihadiri dan diluncurkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar, H.Muhammad Hasbi.(Rls/Jy/IWS)

Comment