Bupati Takalar Naikkan Insentif Guru Mengaji Jadi Rp600 Ribu per Bulan

TAKALAR, FINGERS--Di tengah Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, Bupati Takalar, Daeng Manye, menjalin silaturahmi dengan para pembina guru mengaji se-Kabupaten Takalar. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Takalar, Rabu (4/3/2026), dan dihadiri para guru mengaji, tokoh agama, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar menegaskan bahwa guru mengaji memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembinaan karakter generasi muda. Menurutnya, guru mengaji tidak hanya mengajarkan huruf dan bacaan Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak, moral, dan etika sejak usia dini.

“Guru mengaji membimbing anak-anak kita dari yang belum mengenal huruf hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Mereka adalah garda terdepan dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia,” ujar Daeng Manye.

Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk mendorong anak-anaknya agar lebih aktif mengikuti kegiatan keagamaan di masjid maupun surau, khususnya selama bulan Ramadan. Momentum Ramadan, menurutnya, merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat pendidikan agama dan membangun kebiasaan positif pada anak-anak melalui tadarus dan pengajian rutin.

“Sebagai generasi penerus, anak-anak kita harus dibekali ilmu agama, pendidikan akhlak, dan pembentukan karakter yang kuat agar kelak menjadi generasi yang cerdas, beriman, dan beradab,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Takalar juga menyampaikan kabar baik sebagai bentuk perhatian dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Takalar kepada para guru mengaji. Insentif guru mengaji yang sebelumnya sebesar Rp500.000 per bulan dinaikkan menjadi Rp600.000 per bulan.

“Kenaikan sebesar Rp100.000 ini merupakan komitmen dan bentuk penghargaan pemerintah daerah atas dedikasi para guru mengaji dalam membina generasi Qur’ani di Kabupaten Takalar,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Takalar berharap peningkatan insentif ini dapat menambah motivasi dan semangat para guru mengaji dalam menjalankan tugas mulia tersebut. Ke depan, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan tenaga keagamaan serta memperkuat program-program pembinaan keagamaan di seluruh wilayah Kabupaten Takalar.

Kabar tersebut disambut gembira oleh para guru mengaji. Salah satu guru mengaji, Hasanuddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Takalar atas perhatian dan dukungan yang diberikan.

“Ini menjadi penyemangat bagi kami dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an kepada generasi muda Takalar. Semoga upaya yang kami lakukan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan berkarakter,” tutupnya. (*)

Comment