FINGERS.COM, TAKALAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Takalar resmi menyatakan dukungan kepada Azhar Arsyad untuk kembali memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Selatan.
Dukungan itu diumumkan usai rapat internal yang dihadiri para kader dan pengurus di Sekretariat DPC PKB Takalar, Jalan Mallontarang Daeng Maro, Pattallassang, Rabu (26/11/2025).
Empat legislator PKB Takalar turut hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka adalah Ketua DPRD Muhammad Rijal, Hilal Hamzah Hisbul Sajadah, Sri Reski Ulandari, dan Dahlan Beta.
Ketua DPC PKB Takalar, Abdul Haris Nassa, menegaskan bahwa dukungan kepada Azhar Arsyad diberikan berdasarkan rekam jejak dan prestasi selama memimpin PKB Sulsel.
Menurutnya, keberhasilan PKB meraih kursi pimpinan legislatif di berbagai daerah, termasuk jabatan Ketua DPRD Takalar, menjadi bukti kuat kemampuan Azhar.
“Beliau telah membawa PKB ke posisi strategis, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Itu alasan kami solid mendukungnya,” ujar Abdul Haris dengan lantang.
Politikus senior berusia 72 tahun itu juga menilai Azhar memiliki kemampuan konsolidasi yang baik, sehingga mampu memperkuat barisan kader di seluruh daerah.
Ia menyebut Azhar sebagai sosok pemimpin yang mengayomi, sekaligus piawai membangun komunikasi politik dengan banyak pihak.
“Soliditas PKB Sulsel sangat terjaga di bawah arahan Pak Azhar,” tambah mantan anggota DPRD Takalar dua periode tersebut.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Sulsel, Haekal, mengungkapkan bahwa Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB direncanakan berlangsung pada 8–9 Desember 2025.
Namun ia menegaskan jadwal tersebut masih tentatif dan menunggu kepastian resmi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP).
“Jadwal sementara seperti itu, tetapi kita tetap menunggu surat keputusan DPP,” katanya.
Jika kembali terpilih, Azhar Arsyad akan memimpin PKB Sulsel untuk kali ketiga. Hingga kini, belum muncul nama lain yang dianggap mampu menandingi mantan calon Wakil Gubernur Sulsel itu.
Dukungan untuk Azhar juga terus mengalir dari berbagai DPC di daerah, termasuk dari Pinrang, Maros, Bulukumba, dan Jeneponto.
Comment