Koperasi Merah Putih Digeber, Pangdam dan Bupati Takalar Optimistis Wujudkan Kemandirian

TAKALAR, FINGERS — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam XIV/Hasanuddin), Mayjen TNI Bangun Nawoko, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat peletakan batu pertama pembangunan KDKMP di Kelurahan Canrego, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Kamis (9/4/2026).

Menurut Pangdam, keberadaan koperasi desa memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis lokal sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
“KDKMP bertujuan untuk membentuk dan memajukan perekonomian serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar Bangun Nawoko.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam memastikan program tersebut berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa melalui koperasi desa, potensi ekonomi lokal dapat berkembang dan menjadi pilar kemandirian bangsa,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyebut pembangunan koperasi desa sebagai langkah konkret dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera melalui penguatan ekonomi kerakyatan.

Sementara itu, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang turut mendampingi Pangdam, mengungkapkan bahwa dari total 110 desa dan kelurahan di Kabupaten Takalar, sebanyak 86 wilayah telah siap melaksanakan pembangunan koperasi.

Ia menjelaskan, lokasi di Kelurahan Canrego merupakan titik ke-52 pembangunan Koperasi Merah Putih. Sejumlah lokasi lainnya telah rampung, sementara sebagian masih dalam tahap pengerjaan.

“Lahan yang digunakan merupakan hibah dari masyarakat sebagai bentuk partisipasi aktif. Ini kami respons dengan baik agar program berjalan maksimal. Semua ini demi kemajuan ekonomi dan kemandirian bangsa,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Daeng Manye juga menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XIV/Hasanuddin atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Takalar. (*)

Comment