TAKALAR, FINGERS — Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, khususnya Bidang Ketahanan Pangan, menginisiasi Gerakan Pasar Murah (GPM) yang dipusatkan di Baruga Panrannuangku, Kamis (13/2/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan sejumlah instansi pemerintah, di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Takalar, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Takalar, Dinas Peternakan Kabupaten Takalar, serta Kodim 1426 Takalar bersama jajaran Forkopimda lainnya.
Selain instansi pemerintah, sejumlah pihak swasta seperti Alfamart, Indomaret, serta berbagai retail mandiri turut berpartisipasi guna memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok bagi masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati lokasi pasar murah sejak pagi hari untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, turut hadir dan memantau langsung jalannya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Gerakan Pasar Murah yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Takalar.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu, serta membantu menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok di pasaran. Upaya ini juga menjadi langkah konkret dalam pengendalian inflasi daerah,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Takalar menegaskan komitmennya untuk melaksanakan kegiatan serupa secara berkala, termasuk menjelang Hari Raya Idulfitri, guna menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pasar.
Adapun sejumlah kebutuhan pokok yang dijual dengan harga terjangkau di pasar murah tersebut antara lain gula pasir Rp16.000 per liter, beras Rp56.000 per karung, minyak goreng Rp15.000 per liter, bawang merah Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp32.000 per kilogram, telur Rp52.000 per rak, serta tepung terigu Rp9.500 per kilogram.
Comment