Komitmen Tegas Kejari Takalar: Musnahkan Sabu, Senjata Tajam, Hingga Barang Bukti Pidana Lain

FINGERS.NEWS –  Komitmen Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar dalam menegakkan hukum dan memberantas tindak pidana kembali dibuktikan. Di bawah kepemimpinan Muhammad Ahsan Thamrin, SH., MH., Kejari Takalar menunjukkan kinerja positif dengan menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti (BB) hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

​Pemusnahan berlangsung di halaman kantor Kejari Takalar pada Selasa (4/11/2025), dipimpin langsung oleh Kajari Muhammad Ahsan Thamrin.

​Kegiatan ini disaksikan oleh sejumlah pihak, termasuk perwakilan Pemerintah Daerah Takalar, Ketua Pengadilan Negeri Takalar, serta Kanit Narkoba Polres Takalar. Koordinasi pemusnahan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Ahmad Imam Lahaya, SH., MH.

​Barang bukti yang dimusnahkan mencakup berbagai kasus pidana, di antaranya:

  • ​Narkotika: 0,936 gram narkotika jenis sabu.
  • ​Senjata Tajam: Senjata tajam jenis samurai.
  • ​Kejahatan Lingkungan: Kandang satwa liar.
  • ​Kejahatan Lahan: Alat pertanian seperti cangkul yang terkait kasus penyerobotan lahan.

​Seluruh barang bukti ini merupakan hasil dari perkara yang telah selesai disidangkan dan memiliki kekuatan hukum tetap.

​Kajari Takalar, Muhammad Ahsan Thamrin, menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan wujud transparansi dan tanggung jawab Kejaksaan kepada publik.

​”Semua barang bukti yang dimusnahkan hari ini sudah berkekuatan hukum tetap. Ini bagian dari upaya kami menjaga akuntabilitas dan memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan,” ujar Ahsan Thamrin.

​Ahsan juga menekankan pentingnya sinergi dengan aparat penegak hukum lain untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Takalar.

​”Pemberantasan narkoba tidak hanya dengan penindakan, tapi juga melalui pencegahan dan edukasi agar generasi muda tidak terjerumus,” tambahnya.

​Ia berharap pemusnahan barang bukti ini menjadi simbol keseriusan Kejaksaan Negeri Takalar dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba serta tindak kriminal lainnya.

​”Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga Takalar yang bersih dari kejahatan,” tutup Ahsan, menandaskan bahwa penegakan hukum mencakup pemastian barang bukti hasil kejahatan dimusnahkan secara terbuka dan bertanggung jawab.(*)

Comment